Ternyata Rambu-rambu Tanjakan ‘Maut’ Cikidang Sukabumi Masih Minim

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat Hery Antasari memandang sarana jalan raya atau rambu-rambu di tanjakan Cikidang, Sukabumi, masih minim. Faksinya selekasnya memfasilitasi kekurangan itu sebelum arus mudik.

Dalam evaluasinya terkait persiapan mudik Lebaran 2019, Hery lihat pada umumnya keadaan jalan tanjakan Cikidang lumayan baik. Tetapi, geometrik jalan yang berlebihan jadi perhatian sebab riskan berlangsung kecelakaan. http://jadwalhargatiket.com/

Tahun kemarin, jalan pilihan itu merenggut beberapa puluh nyawa karena bus yang ditumpangi terjun ke jurang sedalam 31 mtr.. Jalan yang terjal serta berliku jadi kerawanan di jalan itu.

Pemasangan roller barrier selama 60 mtr. telah dikerjakan untuk kurangi efek kecelakaan di tanjakan ‘maut’ itu. Tetapi, menurut Hery, hal itu masih kurang serta berbentuk sesaat.

“(Keadaan jalan) Cikidang pada umumnya telah baik. Walau jika sarana lalin masih minim ya, dengan geometrik jalan seperti barusan, leter S terjal, pasti ada perlakuan spesial. Saya pribadi untuk titik kelokan S barusan belum senang,” kata Hery di antara pemeriksaan, Jumat (10/5/2019).

Dia mengaku, kekurangan sarana jalan raya tidak lepas kekurangan budget yang dipunyai Dishub Jawa barat tahun ini. Walau demikian, faksinya mencari langkah untuk menutupi kekurangan itu mendekati mudik.

“Tetapi administrasi pengusulan kita sampai kini belum begitu baik pembagian apa yang dipenuhi oleh budget yang diusulkan. Kami sedapat mungkin dengan keadaan yang ada sesuaikan,” tutur Hery.

Menurut dia, sarana jalan raya butuh diperbanyak semenjak beberapa ratus mtr. sebelum tanjakan Cikidang. Hingga, sambung Hery, pengendara dapat waspada saat lewat.

Selama ini, rambu-rambu memang masih minim. Selama tanjakan cuma kelihatan tiga rambu saja.

“Gadril konvensional atau apapun, marka, rambu-rambu semenjak 200 mtr. telah mulai diingatkan, begitu bahaya. Hingga telah mulai siaga bahkan juga 300 mtr. berulang-ulang peringatan. Untuk dalam tempo dekat kita sediakan jalan keluar, tetapi periode panjang harus rambu permanen,” papar Hery.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *