Simak Vivo Mau Rebut Peringkat Wahid dari Samsung dalam 3 Tahun

Vivo membidik jadi merk hp nomer satu di Indonesia dalam kurun tiga tahun. Berdasar pada data IDC, tahun kemarin Vivo ada di rangking ke empat dibawah Samsung, Xiaomi, serta Oppo.

Salah satunya langkah awal untuk sampai tujuan itu yaitu dengan tingkatkan kemampuan pabrik untuk menghasilkan hp.

“Kami gagasan tigaa tahun jadi merk pertama di Indonesia. Itu kemampuan produksi kita di pabrik saat ini telah 800 ribu [unit] per bulan,” kata General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia Edy Kusuma selesai acara peluncuran V15 di Taman Sri Baduga Situ Buleud, Purwakarta, Selasa malam (5/3).

Baca Juga : Cara Mengunduh Video Youtube

Edy menjelaskan kemampuan produksi pabrinya sudah bertambah 200 % semenjak berdiri pada 2016. Pelebaran pabrik yag awalannya cuma mempunyai satu gedung, sekarang sudah makin bertambah jadi empat gedung pada 2018.

Untuk memberi dukungan produksi hp yang tambah tinggi di tahun ini, Vivo merencanakan meneruskan ekspansi dengan meningkatkan gedung baru.

“Kami selalu berkembang meningkatkan kemampuan produksi di pabrik kita. Tahun kemarin kita sudah memperluas pabrik kita. Tahun ini pula untuk penuhi keperluan penduduk customer kita kita telah akan produksi perbulan sampai 800 ribu,” paparnya.

Pada Agustus 2017, pabrik Vivo Mobile Indonesia sudah alami pelebaran tempat sampai lebih dari 2x lipat untuk tingkatkan kemampuan produksi.

Penambahan kemampuan serta tujuan produksi di pabrik dibarengi dengan menambahkan Line Checking pada tahun ini. Semasing line mempunyai sebagian orang yang bertanggungjawab pastikan hp Vivo sudah dirakit dengan benar.

Artikel Terkait : Tip Membeli Iphone Bekas

Menambahkan line baru ini makin pastikan kualitas dari smartphone yang dibuat dari pabrik Vivo di Cikupa sama dengan standard Vivo Global. Bersama-sama dengan penambahan kemampuan pabrik, Vivo pun merencanakan untuk selalu tingkatkan peran penyerapan SDM lokal.

Dari pertama produksi pada tahun 2016, jumlahnya karyawan pabrik berdiri sendiri Vivo di Cikupa sekarang sudah bertambah sampai hampir 5 kali lipat. Jumlahnya ini terdistribusi dalam produksi, supervisi, sampai administrasi.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *