Karena Bebas Bersyarat, Carlos Ghosn Pilih Istirahat

Pengacara bekas Bos Nissan, Carlos Ghosn, di hari Kamis (7/3) janji untuk lakukan pembelaan “menyeluruh” untuk memulihkan reputasi client-nya, sesudah entrepreneur “yang tengah kecapekan” itu bebas bersyarat dari tahanan.

“Tentunya ia capek,” kata Junichiro Hironaka pada wartawan di kantornya.

“Ia diamankan dengan mendadak di bandara, diletakkan di penahanan saat lebih dari 100 hari. Bukankah ia capek sesudah melakukan semuanya?”

Baca Juga : Aplikasi Versi Terbaru

Hironaka malas bicara selanjutnya mengenai detil kebebasan Ghosn, yang dibebaskan pada Rabu (6/3) sore sesudah penangkapannya yang mengagetkan pada 19 November dengan jaksa penuntut Jepang menggempur masuk ke jet punya perusahaannya.

Ia lalu didakwa lakukan bermacam pelanggaran keuangan.

Sama dengan agunan pembebasannya yang berharga seputar US$9 juta, Ghosn sudah janji untuk tinggal di kediamannya di Jepang dengan camera pengintai serta cuma memakai computer yang disiapkan tiada koneksi internet.

Agunan Ghosn memberikan waktu lebih buat team pengacaranya untuk menyiapkan diri dalam persidangan yang akan datang.

Dalam hukum Jepang, terduga mendapatkan waktu penahanan yang panjang supaya pihak berwajib dapat mendapatkan pernyataan.

Masalah Ghosn yang mendapatkan waktu penahanan panjang di Jepang membuat dunia mencela Negeri Matahari Keluar.

Artikel Terkait : Aplikasi Line Terbaru

Dunia menganggap masalah penahan semacam ini ialah “penyanderaan keadilan”.

“Saya fikir baik jika pengadilan memberi agunan bahkan juga dengan beberapa kriteria, sebab saya berfikir tidak adil untuk meredam terdakwa dalam tempo yang lama sebelum persidangan, dalam apakah yang dimaksud ‘penyanderaan keadilan’,” kata Hironaka.

“Saya mengharap ‘penyanderaan keadilan’ bisa menjadi sisi dari waktu kemarin. Mulai saat ini, saya mengharap kita akan lakukan persiapan yang lebih susah, lebih menyeluruh” untuk persidangan, tuturnya.

Hironaka menjelaskan ia tidak paham kenapa Ghosn akan memutuskan untuk tinggalkan pusat penahanan dengan kenakan pakaian seperti pekerja konstruksi; kenakan topi biru serta jaket kerja dengan garis-garis reflektif kuning.

“Saya terperanjat saat saya memandangnya di TV,” kata Hironaka, yang menjelaskan ia belumlah berjumpa Ghosn dengan pembebasan.

Baju itu bisa disaksikan menjadi “humor” tapi Ghosn dapat tinggalkan baju yang lebih tradisionil, Hironaka memberikan.

Ia menjelaskan ia memahami itu ialah gagasan yang dibikin oleh sang taipan serta pengacara di lapangan.

Pengacara memberikan jika team pertahanan Ghosn tengah memperhitungkan peluang baginya untuk bicara dengan wartawan dalam tempo dekat walau ini mustahil berlangsung di hari Kamis sebab sang taipan tengah kecapekan.

Tapi acara itu mesti didesain demikian rupa hingga akan tidak memengaruhi persidangan serta tidak sangat mungkin jaksa untuk memiliki pendapat jika Ghosn memakai alat untuk kirim pesan tersembunyi pada rekan-rekannya untuk sembunyikan bukti.

“Kami ialah pengacara pengadilan kriminil. Kami cuma pikirkan bagaimana kami dapat memenangi vonis tidak bersalah,” tuturnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *